Musimpun Berganti

‘Iedul Khatt al-’Arabiy ke-11

Posted by: menur on: December 18, 2007

Perayaan Hari Raya Kaligrafi ke-11 tahun ini, diadakan di Madrasah Khot as-Sa’idiyyah, Giza, Mesir. Acara pokok dari peringatan yang digelar tanggal 16 Desember yang lalu, adalah pemberian Takrim (penghargaan) kepada 10 lulusan terbaik diplom khot, dan diplom takhossush. Serta takrim bagi beberapa tokoh yang mempunyai andil besar dalam pengembangan seni kaligrafi di Mesir.

Hadir dalam acara ini, ketua ‘al-Jam’iyyah al-Mashiriyyah al-’Ammah lil khattil ‘arabiy’, Mus’ad Khudair al-Bursa’idiy, para anggota Jam’iyyah, guru-guru kaligrafi dari madrasah-madrasah khot yang ada di Mesir, dan murid-murid sekolah khot, baik itu dari madrasah as-Sa’idiyyah, maupun madrasah khot lainnya. Read the rest of this entry »

Oleh-oleh dari Alexandria

Posted by: menur on: December 2, 2007

Pagi hari itu agak lain. Selesai subuhan tidak lagi nerusin mimpi seperti biasa :) . Saya sambar celana dan kaos kusut, masuk ke kamar sebelah. Numpang nyetrika. Nunggu setrika panas, saya seduh coffe mix. Lumayan, buat mengusir keinginan nyamperin kasur. Karena kalau hal itu terjadi, akan hancur rencana hari ini…

Yup. Hari ini kami ada janji dengan seorang seniman, kaligrafer dan designer grafis dari Alexandria (Iskandariah), Yousry Hassan. Itu sebabnya, hari ini kami berempat (saya, Alim, Yoyok dan Ircham) berencana berangkat jam 07.00 pagi. Selain perjalanan yang lumayan jauh, kami juga belum tau pasti rumah yang akan kami tuju. So, segala acara dan janji hari ini terpaksa kami cancel. Afwan… :(

Rencana berangkat jam 07.00 molor. Seperempat jam setelah itu 2 rekan datang ke kamar. Siap sedia. Sementara, saya sendiri belum mandi, hiks. Baru setengah delapan kami bertiga keluar kamar,langsung miscall satu kawan lagi. Hp-nya mati! Alamak… begitulah, setelah kesana-kemari dan diakhiri dengan session mengambil sarapan dua telur rebus di dapur, kami akhirnya menuju halte bus. Waktu hampir menunjukkan pukul delapan! Read the rest of this entry »

Mother how are you today

Posted by: menur on: November 27, 2007

Chorus
Mother, how are you today?
Here is a note from your daughter.
With me everything is ok.
Mother, how are you today?

Mother, don’t worry, I’m fine.
Promise to see you this summer.
This time there will be no delay.
Mother, how are you today?

Verse
I found the man of my dreams.
Next time you will get to know him.
Many things happened while I was away.
Mother, how are you today?

Akankah kembali terbuka?

Posted by: menur on: November 5, 2007

Kacau, khawatir, rasa bersalah atau entah apalagi yang melingkupi detik-detikku saat ini. Ketika angin tidak lagi menyapa daun-daun basah di awal cahaya. Dan cahaya pagi yang seharusnya hangat, ternyata semakin kubenci. Ya, karena satu hari lagi akan berlalu, dengan membawa rasa yang sama seperti kemarin. Ketika kutemukan pintu itu masih terkunci.

Padahal baru kemarin, pintu itu terbuka. Ruangan pendar dibalik sekat itu mulai bisa kuintip. Mulai kucoba tuk pahami segala hal yang perlu kuketahui. Sebuah kehormatan bagiku mendapat izin untuk menengoknya. Meski baru sekali aku jenguk, ruangan itu menjanjikan kesejukan jiwa yang dahaga. Terasa ada sesuatu yang berbinar di pelosok hatiku yang dalam. Mungkinkah suatu saat aku berteduh di dalamnya? Read the rest of this entry »

Hening yang hilang

Posted by: menur on: November 1, 2007

Kulirik jam dinding itu. Pukul 21.33. Masih sore, pikirku. Tapi, ah, tiba-tiba aku ingat ketika itu. Aku merasa dalam waktu yang sama, namun ia adalah pertanda malam yang larut. Ketika pukul 21.30 begitu ditunggu-tunggu. Yah, setelah itu kita akhiri belajar malam. Atau sebut aja muajjah malam (Mudzakarah ma’al isyraf).

Sungguh, malam menjelang jam-jam sekian begitu nikmat. Rasa kantuk memunculkan bayangan-bayangan kamar dengan kasurnya yang tak terperi. Begitu membuai mereka yang ingin segera nyampe di kamar. Meskipun tertatih dan ngantuk di jalan. Atau bahkan ketiduran di kelas lepas belajar. Saking nggak kuat, akhirnya tergelepar di atas bangku keras. Read the rest of this entry »

Kok bisa?

Posted by: menur on: October 29, 2007

Kok bisa seperti ini. Aku lari dan ingin pergi. Menghilang lalu tak menjadi. Ingin rasanya teriak, keras dan kencang. Lalu lenyap. Biarkan. Senja bagiku tak lagi indah, pagi pun tak lagi berarti. Apa yang sebenarnya kunanti? Sombong dan menjadi-jadi. Bintang tak lagi jadi kawan. Dan semua…kecil, jauh dan tak kulihat apapun. Suram!…. Ngomong apa seh?! :o :-j :)

a