Posted by: menur on: September 29, 2007
Saafir tajid ‘iwadhan ‘amman tufaariquhu.
Wanshab fainna ladzidzal ‘aisyi fin-nashabi.Â
Minggu-minggu ini, bisa dikatakan akhir bulan yang padat di bandara Kairo. Kebanyakan kawan-kawan yang sudah lulus studi di Azhar, pulang pada pertengahan akhir Ramadhan. Dalam seminggu, saya sudah kehilangan beberapa orang tetangga kamar, dan beberapa kawan dekat. Dikatakan dekat karena kita pernah satu almamater sebelum melanjutkan ke Azhar. Bahkan kawan satu kelas. Dan hari ini, dia pulang lebih dulu. Kembali ke tanah air dengan segala yang telah dia dapatkan selama pengembaraannya di Kairo.
Entahlah, bagaimana ungkapan yang tepat untuk menggambarkan perasaan senang, namun di satu waktu juga sedih. Senang ketika melihat pengumuman bahwa dia berhasil menyelesaikan studi di Azhar. Dan sedih, karena dia pun harus segera pulang. Sudah tentu, bukan sedih karena akan ketemu keluarga dan saudara. Tapi sedih karena berpisah dari teman, kawan, dan saudaranya. Meninggalkan rekan sepenanggungan yang bisa jadi empat tahun lebih selalu bersama-sama. Kebersamaan yang menjadikannya seperti dirinya saat ini. Bersama, merasakan kebahagiaan di kala yang lain bahagia. Dan membagi dukanya ketika musibah datang menyapa.
Pengembaraan pasti ada ujungnya. Dan selalu, pesta pasti berakhir. Selamat jalan kawan, semoga ilmu yang kau dapatkan bermanfaat. Untukmu, keluarga, dan masyarakatmu. Jadikan hari-hari lalumu di sini sebagai kenangan yang akan tetap menjadikan kami saudaramu. Pergilah dari kami, karena dalam setiap perjalanan hidup yang baru, kau akan selalu temukan pengganti dari kawan-kawanmu. Tataplah masa depan dengan penuh optimis, dan selalu jadikan hari ini, sebagai hari terbaik bagimu. Do’a kami senantiasa besertamu. Selamat berjuang!
*tulisan kecil buat kawanku, Warso Winata. “Ma’assalamah So, mudah2an selamat sampai rumah. Ilmu dan peran antum ditunggu masyarakat. Malisy awi, sore ini ana gak bisa nganter ke bandara!”
Taqabbalallahu minna wa minkum.
—
btw, mo tanya nih. di mesir hari raya kapan?
Di Indonesia yg Jum’at cuma Muhammadiyah doank.
Pemerintah dll Sabtu, tanggal 13.
mesir ‘idnya semua hari sabtu (13/10) alhamdulillah, besok kita ‘id hehehe… taqabbalallah minna wa minkum
wa kullu ‘am wa antum bikhair.:)
assalamu’alaykum wr.wb
-Sering singgah,tp belum pernah menyapa.
tulisan ini mmberi sy banyak inspirasi,,setidaknya utk cepat lulus
-
terima kasih banyak atas singgah dan sapanya…
ya, mudah2an kita semua selalu diberi kemudahan, amin ya rabb
October 6, 2007 at 1:01 am
Ada pertemuan pasti ada perpisahan, itulah romantika kehidupan btw jadi inget novel karangan Kang Azzam Ketika Cinta Bertasbih yang sebagain besar menceritakan kehidupan mahasiswa Indonesia yang studi di Mesir. Ok deh Salam Kenal dan Selamat berjuang Kawan ..